KPR-FLPP atau Kredit Pemilikan Rumah-Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan merupakan program kredit pemilikan rumah yang dikeluarkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tujuan dari program KPR bersubsidi ini agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa mencicil rumah dengan cicilan dan bunga yang tidak memberatkan.

Selain berlaku untuk pembelian rumah (landed house), KPR-FLPP juga bisa digunakan untuk membeli rumah susun. Ada 4 program KPR-FLPP, seperti:

  • KPR Sejahtera Tapak
  • KPR Sejahtera Syariah Tapak untuk rumah
  • KPR Sejahtera Susun
  • KPR Sejahtera Syariah Susun untuk rumah susun.

Berikut ini beberapa kelebihan KRL-FLPP bila dibandingkan dengan KPR konvensional:

  1. Prosesnya terbilang cepat dan mudah;
  2. Suku bunga tetap sepanjang waktu kredit. Kemenpera menentukan bung maksimal 7,25% hingga cicilan terakhir;
  3. Uang muka dan biaya proses yang sangat ringan, mulai dari Rp.635.000,- hingga 1,5 juta per bulan;
  4. Cicilan ringan;
  5. Jangka waktu cicilan sangat fleksibel, bisa sampai 20 tahun;
  6. Suku bunga sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit.

KPR bersubsidi ini disalurkan melalui sejumlah bank, yaitu 8 bank umum nasional dan 17 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Delapan bank umum nasional tersebut, di antaranya Bank BTN, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank Bukopin, dan Bank Muamat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *